Friday, September 6, 2013

Mengenali Roh Kudus 2

Mengenali Roh Kudus (2)

Efesus 1:13

“Kalian pun sudah menjadi umat Allah sewaktu kalian mendengar pesan Allah, yakni Kabar Baik yang memberi keselamatan kepadamu. Kalian percaya kepada Yesus Kristus, karena itu Allah memberi tanda milik-Nya kepadamu, yaitu Roh-Nya yang dijanjikan-Nya.”

Apabila kita percaya kepada Yesus apakah yang akan terjadi kepada kita?

Kita akan menerima tanda milik Tuhan Allah!

Kita akan menerima Yesus Kristus, Allah Bapa dan Roh Kudus juga. Kesemua tiga-tiga ahli-ahli trinity.

Roh Kudus mempunyai kerja yang khusus di dalam hidup kita.

Dia menolong kita menjadi seorang kristian yang lebih baik dan Dia memberikan kita hadiah-hadiah rohani.

2 tugas khas:

1.  Roh Kudus mampu menjadikan kita sebagai seorang kristian yang lebih baik. Kita akan mempunyai sikap yang bagus. Cara kita bercakap, berlagak dan berkomunikasi dengan orang lain akan dikuasai Roh Kudus.

Galatia 5:19 -23

“Keinginan tabiat manusia nyata dalam perbuatan-perbuatan yang cabul, kotor, dan tidak patut; dalam penyembahan berhala dan ilmu guna-guna; dalam bermusuh-musuhan, berkelahi, cemburu, lekas marah, dan mementingkan diri sendiri; perpecahan dan berpihak-pihak, serta iri hati, bermabuk-mabukan, berpesta-pesta dan lain sebagainya. 

Terhadap semuanya itu saya peringatkan kalian sekarang sebagaimana saya peringatkan kalian dahulu juga, bahwa orang-orang yang melakukan hal-hal seperti itu tidak akan menjadi anggota umat Allah.

Sebaliknya, kalau orang-orang dipimpin oleh Roh Allah, hasilnya ialah: Mereka saling mengasihi, mereka gembira, mereka mempunyai ketenangan hati, mereka sabar dan berbudi, mereka baik terhadap orang lain, mereka setia, mereka rendah hati, dan selalu sanggup menguasai diri. Tidak ada hukum agama yang melarang hal-hal seperti itu.”

Apakah 9 kualiti atau sikap yang baik yang akan diberikan kita oleh Roh Kudus?

Bagaimanakah kita boleh memperolehi sikap yang baik tersebut?

Yohanes 15:5

“Akulah pohon anggur, dan kalian cabang-cabangnya. Orang yang tetap bersatu dengan Aku dan Aku dengan dia, akan berbuah banyak; sebab tanpa Aku, kalian tak dapat berbuat apa-apa.”

Kita harus bersatu dengan Yesus dengan berdoa dan membaca Alkitab.

Bagaimanakah kita boleh membuangkan sifat-sifat kotor kita? 

Bagaimanakah kita boleh menpunyai sifat-sifat Roh Kudus yang baik?

Galatia 5:16

“Maksud saya begini: Biarlah Roh Allah membimbing kalian dan janganlah hidup menurut keinginan tabiat manusia.”

2.   Memberikan kita hadiah-hadiah rohani

Tugas Roh Kudus yang kedua ialah memberikan kita hadiah-hadiah rohani.
Hadiah-hadiah tersebut adalah untuk membina gereja kita.

Alkitab mengambarkan gereja sebagai BADAN YESUS KRISTUS. BadanNya mempunyai pelbagai fungsi. Mata untuk penglihatan, mulut untuk percakapan, telinga untuk mendengar, tangan untuk melayani orang lain.

Setiap bahagian Badan Kristus menpunyai peranan yang penting. Kesemua bahagian Badan Kristus adalah untuk membolehkan kita menolong satu sama lain.

Setiap bahagian mempunyai hadiah daripada Roh Kristus untuk menolong kita membina gereja dan satu sama lain.

1 Korintus 12:1-11

“Sekarang mengenai karunia-karunia yang diberikan Roh Allah. Mengenai itu, saya mau Saudara-saudara mengetahui yang sebenarnya.  Ingatlah bahwa pada waktu kalian belum mengenal Tuhan, kalian terpengaruh untuk mengikuti berhala yang bisu.

Kalian harus tahu bahwa orang yang dipimpin Roh Allah tidak dapat berkata, "Terkutuklah Yesus!" Begitu juga tidak seorang pun dapat mengatakan, "Yesuslah Tuhan!" kalau orang itu tidak dipimpin Roh Allah.

Ada bermacam-macam karunia dari Roh Allah, tetapi semuanya diberi oleh Roh yang satu. Ada bermacam-macam pekerjaan untuk melayani Tuhan, tetapi Tuhan yang dilayani itu, Tuhan yang satu juga!

Ada berbagai-bagai cara mengerjakan pekerjaan Tuhan, tetapi yang memberikan kekuatan untuk itu kepada setiap orang adalah Allah yang satu juga. 

Untuk kebaikan kita semua, Roh Allah bekerja pada setiap orang secara sendiri-sendiri.  Kepada yang seorang, Roh itu memberikan kesanggupan untuk berbicara dengan wibawa. Kepada yang lain Roh yang sama itu memberikan kesanggupan untuk menjelaskan tentang Allah.

Roh yang satu itu juga memberikan kepada orang yang satu, kemampuan yang luar biasa untuk percaya kepada Kristus; sedangkan kepada yang lain Roh itu memberikan kuasa untuk menyembuhkan orang.

Kepada seorang diberikan kuasa untuk mengadakan keajaiban dan kepada yang lain diberikan karunia untuk memberitahukan rencana-rencana Allah.

Kepada yang lain lagi Roh itu memberi kesanggupan untuk membeda-bedakan mana karunia yang dari Roh Allah dan mana yang bukan. Ada yang diberikan kesanggupan untuk berbicara dengan berbagai bahasa yang ajaib, dan ada pula yang diberikan kesanggupan untuk menerangkan arti bahasa-bahasa itu.

Semuanya itu dikerjakan oleh Roh yang satu itu juga; masing-masing orang diberi karunia yang tersendiri menurut kemauan Roh itu sendiri.”

Terdapat 9 karunia Roh Kudus. Apakah karunia tersebut?

Roma 12:6-8

“Kita masing-masing mempunyai karunia-karunia pelayanan yang berlainan. Karunia-karunia itu diberikan oleh Allah kepada kita menurut rahmat-Nya. Sebab itu kita harus memakai karunia-karunia itu. Orang yang mempunyai karunia untuk mengabarkan berita dari Allah, harus mengabarkan berita dari Allah itu menurut kemampuan yang ada padanya.

Orang yang mempunyai karunia untuk menolong orang lain, harus sungguh-sungguh menolong orang lain. Orang yang mempunyai karunia untuk mengajar, harus sungguh-sungguh mengajar.

Orang yang mempunyai karunia untuk memberi semangat kepada orang lain, harus sungguh-sungguh memberi semangat kepada orang lain. Orang yang mempunyai karunia untuk memberikan kepada orang lain apa yang dipunyainya, harus melakukan itu dengan murah hati secara wajar. Orang yang mempunyai karunia untuk memimpin, harus sungguh-sungguh memimpin. Orang yang mempunyai karunia untuk menunjukkan belas kasihan kepada orang lain, harus melakukannya dengan senang hati.”

Apakah karunia yang disebut di dalam ayat-ayat di atas?

Tidak seorang akan mendapat semua karunia di atas. Bukan niat Tuhan untuk memberi karuniaNya kepada seorang sehaja.

Apakah sebab atau tujuan utama karunia diberikan?

1 Korintus 12:7

“Untuk kebaikan kita semua, Roh Allah bekerja pada setiap orang secara sendiri-sendiri.”

1 Korintus 12:31

“Karena itu, hendaklah kalian berusaha sungguh-sungguh untuk mendapat karunia-karunia yang paling utama. Namun berikut ini saya menunjukkan kepadamu jalan yang terbaik

1 Korintus 13:1-13

“Meskipun saya dapat berbicara dengan berbagai bahasa manusia, bahkan dengan bahasa malaikat sekalipun, tetapi saya tidak mengasihi orang lain, maka ucapan-ucapan saya itu hanya bunyi yang nyaring tanpa arti.

Meskipun saya pandai menyampaikan berita dari Allah, dan mengerti semua hal yang dalam-dalam, dan tahu segala sesuatu serta sangat percaya kepada Allah sehingga dapat membuat gunung berpindah, tetapi saya tidak mengasihi orang-orang lain, maka saya tidak berarti apa-apa!

Meskipun semua yang saya miliki, saya sedekahkan kepada orang miskin, dan saya menyerahkan diri saya untuk dibakar, tetapi saya tidak mengasihi orang-orang lain, maka semuanya itu tidak ada gunanya sama sekali.

Orang yang mengasihi orang-orang lain, sabar dan baik hati. Ia tidak meluap dengan kecemburuan, tidak membual, tidak sombong. Ia tidak angkuh, tidak kasar, ia tidak memaksa orang lain untuk mengikuti kemauannya sendiri, tidak juga cepat tersinggung, dan tidak dendam.

Orang yang mengasihi orang-orang lain, tidak senang dengan kejahatan, ia hanya senang dengan kebaikan.  Ia tahan menghadapi segala sesuatu dan mau percaya akan yang terbaik pada setiap orang; dalam keadaan yang bagaimanapun juga orang yang mengasihi itu tidak pernah hilang harapannya dan sabar menunggu segala sesuatu.

Tidak pernah akan ada saat di mana orang tidak perlu saling mengasihi. Sekarang ini ada orang yang pandai menyampaikan berita dari Allah, tetapi nanti ia akan berhenti menyampaikan berita itu. Sekarang ada yang pandai berbicara dalam berbagai bahasa yang ajaib, tetapi nanti ia akan berhenti berbicara dalam bahasa-bahasa itu. Sekarang ada orang yang mengetahui banyak hal, tetapi nanti apa yang mereka ketahui itu akan dilupakan.

Sebab, pengetahuan kita dan kesanggupan kita untuk menyampaikan berita dari Allah, masih kurang sempurna.  Nanti akan tiba waktunya Allah membuat semuanya sempurna, dan yang tidak sempurna itu akan hilang.

Pada waktu saya masih anak kecil, saya berbicara seperti anak kecil, saya berperasaan seperti anak kecil dan saya berpikir seperti anak kecil. Sekarang saya sudah dewasa, kelakuan saya yang kekanak-kanakan sudah saya buang.

Apa yang kita lihat sekarang ini adalah seperti bayangan yang kabur pada cermin. Tetapi nanti kita akan melihat langsung dengan jelas. Sekarang saya belum tahu segalanya, tetapi nanti saya akan tahu segalanya sama seperti Allah tahu segalanya mengenai diri saya.

Jadi, untuk saat ini ada tiga hal yang kita harus tetap lakukan: percaya, berharap dan saling mengasihi. Yang paling penting dari ketiganya itu ialah mengasihi orang-orang lain.”

Apakah karunia yang paling penting?

Apakah karunia yang kamu telah terima?

Apakah karunia yang kamu ingin terima?

No comments:

Post a Comment