Cerita Kornelius
Cerita ini adalah cerita yang menarik.
Kornelius seorang bangsa Itali. Dia bekerja untuk
kerajaan Rom sebagai seorang pegawai tinggi mengendalikan askar-askar Rom
sebanyak 480 orang.
Kira-kira 65% askar-askar Rom masa Kornelius
datangnya dari bangsa Itali. Kemungkinan
besar semua askar-askarnya datang dari Itali. Kornelius merupakan pegawai
tinggi dalam regimen askar Rom kerana ia mempunyai orang suruhan. Lebih lagi
keluarganya dapat tinggal bersamanya sekadar darjat seorang pegawai tinggi.
Kerendahan
hati Kornelius
Walaupun orang-orang Rom masa itu menganggap orang
Yunani sebagai orang berpangkat rendah, tetapi Kornelius tidak menpunyai
tanggapan tersebut. Dia tidak angkuh. Dia tidak prejudis terhadap orang Yunani.
Malahan dia percaya kepada Tuhan Yahweh, Tuhan orang-orang Yunani. Dia seorang
yang amat rendah hati dan tidak sombong langsung.
Walaupun di kelilingi patong-patong tuhan-tuhan
orang Rom, Kornelius tetap percaya kepada Tuhan yang Satu dan bukan banyak
tuhan-tuhan.
Dia sering menolong mereka yang miskin, beribadat
dan selalu berdoa kepada Allah.
Kisah Rasul-Rasul 10:1-5
“Di Kaisarea ada seorang laki-laki bernama
Kornelius. Ia seorang kapten "Pasukan Italia. Ia orang yang takut kepada
Allah dan seluruh keluarganya beribadat kepada Allah. Ia banyak menolong
orang-orang Yahudi yang miskin, dan ia selalu berdoa kepada Allah.”
“Pada suatu hari kira-kira pukul tiga siang ia
melihat dengan jelas dalam suatu penglihatan, seorang malaikat Allah datang dan
memanggil dia, "Kornelius!”. Kornelius memandang malaikat itu dengan
ketakutan lalu berkata, "Ada apa Tuan?"
Malaikat itu menjawab, "Doamu dan kemurahan
hatimu sudah diterima oleh Allah dan Allah ingat kepadamu. Sekarang suruhlah
orang ke Yope memanggil Simon yang nama lengkapnya Simon Petrus. Ia sedang
menumpang di rumah seorang penyamak kulit bernama Simon, yang tinggal di tepi
pantai."
Kesucian
hati Kornelius
Memang jelas hatinya adalah hati yang suci dan baik.
Dia juga selalu berdoa kepada Tuhan yang maha esa, Tuhan yang satu dan bukan pelbagai
Tuhan.
Kesucian hatinya semakin ketara sehingga suatu hari
seorang malaikat Allah menjelma di depannya dan memberikannya arahan tertentu
untuk mencari Petrus.
Memanglah tabiatnya untuk berdoa pada masa-masa yang
tertentu tiap-tiap hari kepada Tuhan Allah orang Yahudi.
Kisah Rasul 10:22
“Mereka menjawab, "Kapten Kornelius menyuruh
kami kemari. Ia seorang yang baik dan takut kepada Allah, serta sangat
dihormati oleh semua orang Yahudi. Seorang malaikat Allah menyuruh dia minta
Tuan datang ke rumahnya karena, sebagai jawaban atas doanya, ia disuruh
mendengarkan apa yang akan Tuan katakan kepadanya." Maka Petrus mempersilakan mereka masuk untuk
menginap di situ. Besoknya Petrus bangun dan pergi bersama-sama mereka.
Beberapa orang percaya dari Yope pun ikut juga.
Kemurahan
hati Kornelius
Bukan sehaja dia beribadat dan berdoa, Kornelius
juga banyak menolong orang-orang Yahudi yang miskin. Sebagai seorang Itali dia
tidak dibenarkan ke jemaah Yahudi kerana dia tidak disunat tetapi dia tetap
memberi sedekah dan membina tempat-tempat ibadat untuk orang Yahudi.
Kehormatannya
terhadap hamba Allah
Jelas sekali Kornelius amat menyanjungi Petrus yang
telah dihantar kepadanya oleh malaikat Tuhan yang memberi utusan. Walaupun dia
seorang yang berpangkat tinggi dia sanggup sujud apabila berjumpa dengan Petrus
yang datang ke rumahnya.
Dia telah sedar bahawa Petrus merupakan hamba Allah
yang membawa berita baik jadi dia telah mengumpul ahli-ahli keluarganya
berkumpul untuk mendengarnya.
Kisah Rasul 10:25
“Ketika
Petrus sampai, Kornelius pergi menyambut dia dan sujud di hadapannya. Tetapi
Petrus menolong dia berdiri, lalu berkata, "Bangunlah! Saya sendiri pun
manusia juga." Sementara berbicara dengan Kornelius, Petrus masuk ke dalam
rumah. Di situ ia melihat banyak orang sudah berkumpul.”
Ketua keluarga yang mempunyai sifat kerohanian
Memang patutnya seorang ketua keluarga mempunyai
hati dan sikap rohani. Ini adalah kerana ahli-ahli keluarganya akan mengikut
imannya sebagai contoh.
Petrus terus menginjil kepada seluruh keluarga
Kornelius kerana telah dibenarkannya. Korneliuslah yang telah mengumpul
ahli-ahli keluarganya untuk mendengar Berita Baik.
Sebenarnya Kornelius terus beribadat dengan seluruh
keluarganya.
Jadi senanglah untuk Petrus mengajari mereka tentang
Yesus Kristus.
Selepas dikhabarkan Berita Baik, semua keluarganya
menerima baptisan Roh Kudus dan juga terus dibaptiskan dengan air!
Kisah Rasul 10:37
“Kalian tahu apa yang sudah terjadi di seluruh
Yudea, yaitu yang mulai dari Galilea sesudah baptisan yang dianjurkan oleh
Yohanes. Kalian tahu bahwa Allah sudah memilih Yesus orang Nazaret itu dan
memberikan kepada-Nya Roh Allah dan kuasa. Kalian tahu juga bahwa Yesus itu
pergi ke mana-mana untuk berbuat baik; Ia menyembuhkan semua orang yang
dikuasai oleh Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Kami inilah orang-orang yang sudah melihat sendiri segala sesuatu yang Ia lakukan di negeri orang Yahudi dan di Yerusalem. Meskipun begitu mereka menyalibkan dan membunuh Dia. Tetapi pada hari yang ketiga Allah menghidupkan Dia lagi dari kematian dan memperlihatkan Dia kepada manusia;
tidak kepada semua orang, melainkan hanya kepada kami yang sudah dipilih oleh Allah terlebih dahulu untuk menjadi saksi-saksi-Nya: Kami makan dan minum dengan Dia sesudah Ia hidup kembali dari kematian.
Dan Ia menyuruh kami memberitakan Kabar Baik itu
kepada orang-orang dan memberi kesaksian bahwa Ialah yang diangkat oleh Allah
menjadi Hakim orang-orang yang masih hidup dan orang-orang yang sudah mati.
Semua nabi-nabi berbicara tentang Dia. Mereka berkata bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus, akan diampuni dosanya dengan kekuasaan dari Yesus."
Sementara Petrus masih berbicara, Roh Allah turun dan menguasai semua orang yang mendengar berita itu. Orang-orang Yahudi yang percaya kepada Yesus dan mengikuti Petrus dari Yope, semuanya heran melihat Allah memberikan juga Roh-Nya kepada orang-orang bangsa lain yang bukan Yahudi.
Sebab mereka mendengar orang-orang itu berbicara dalam pelbagai bahasa dan memuji-muji kebesaran Allah. Lalu Petrus berkata, "Coba lihat, orang-orang ini sudah mendapat Roh Allah seperti kita. Jadi dapatkah orang menghalang-halangi mereka untuk dibaptis dengan air?" Maka Petrus menyuruh mereka dibaptis atas nama Yesus Kristus. Setelah itu mereka minta supaya Petrus tinggal dengan mereka beberapa hari lamanya.”
Kesimpulan:
1. Kornelius seorang yang rendah hati, tidak sombong atau angkuh
2. Kornelius seorang yang bersifat kerohanian dan benar-benar mencari Tuhan
Allah yang benar untuk disembah
3. Kornelius seorang ketua keluarga yang menyayangi keluarganya sehingga
sanggup mengumpul ahli-ahli keluarganya supaya dapat mendengar Berita Baik
4. Kornelius seorang yang suka berdoa walaupun dia tidak banyak mengetahui
tentang baptisan Roh Kudus atau baptisan air.
No comments:
Post a Comment