Friday, September 6, 2013

Cara-cara berdoa

Terdapat 5 cara untuk kita berdoa.

1.     Memberi pujian
2.     Mengakui dosa kita
3.     Meminta untuk diri sendiri
4.     Meminta untuk orang lain
5.     Berterima kasih sentiasa

1.     Memberi pujian

Pujilah Tuhan untuk kemegahanNya dan kebesaranNya. Cinta 

Tuhan terhadap kita berlimpah-limpah.  Hendaklah kita berikan 

Tuhan Allah segala pujian yang patut.


Wahyu 4:11

“Ya Tuhan, ya Allah kami! Engkau sajalah yang layak menerima pujian, hormat dan kuasa. Sebab Engkaulah pencipta segala sesuatu, dan atas kehendak-Mu juga segala sesuatu itu telah terjadi dan hidup."

Berilah satu daripada sifat Tuhan yang boleh kita berikan pujian.

2.     Mengakui dosa atau kesalahan kita

Doa ini dipanggil doa pengakuan.  Doa kita akan lebih efektif

jikalau hati kita bersih dari segala kemarahan atau rasa benci.

Lukas 15:21

“'Ayah,' kata anak itu, 'aku sudah berdosa terhadap Allah dan terhadap Ayah. Tidak layak lagi aku disebut anak Ayah.'”

1 Yohanes 1:9

“Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita kepada Allah, Ia akan menepati janji-Nya dan melakukan apa yang adil. Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita dari segala perbuatan kita yang salah.”

3.     Meminta untuk diri kita sendiri

Matius 6:9-13

'”Bapa kami di surga: Engkaulah Allah yang Esa. Semoga Engkau 

disembah dan dihormati.  Engkaulah Raja kami. Semoga Engkau

memerintah di bumi dan kehendak-Mu ditaati seperti di surga.

Berilah pada hari ini makanan yang kami perlukan. Ampunilah 

kami dari kesalahan kami, seperti kami sudah mengampuni orang 

yang bersalah kepada kami.


Janganlah membiarkan kami kehilangan percaya pada waktu kami 

dicobai tetapi lepaskanlah kami dari kuasa si Jahat. (Engkaulah 

Raja yang berkuasa dan mulia untuk selama-lamanya. Amin.)”

4.     Meminta untuk orang lain

Yohanes 4:46-47

“Kemudian Yesus kembali ke Kana di Galilea, di mana Ia pernah
mengubah air menjadi anggur. Di kota itu ada seorang pegawai 
pemerintah, anaknya sedang sakit di Kapernaum.
Ketika ia mendengar bahwa Yesus telah datang ke Galilea dari 
Yudea, ia pergi kepada Yesus dan minta Yesus datang ke 
Kapernaum untuk menyembuhkan anaknya yang hampir mati.


Yesus berkata kepada pegawai pemerintah itu, "Kalau kalian tidak
melihat keajaiban-keajaiban, kalian tidak percaya."

Tuan," jawab pegawai pemerintah itu, "cepatlah datang sebelum anak saya mati." Kata Yesus kepadanya, "Pergilah, anakmu sembuh." Orang itu percaya akan perkataan Yesus, lalu ia pergi. Di tengah jalan, pelayan-pelayannya datang kepadanya dan mengabarkan, "Anak Tuan sudah sembuh." Lalu ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Mereka menjawab, "Kemarin kira-kira pukul satu tengah hari demamnya hilang."

 Lalu ayah anak itu teringat bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya, "Anakmu sembuh." Maka ia dan seluruh keluarganya percaya kepada Yesus. Itulah keajaiban kedua yang dibuat Yesus di Galilea setelah Ia datang dari Yudea.”

5.     Berterima kasih selalu

Lukas 17:11-19

Dalam perjalanan ke Yerusalem, Yesus melalui daerah perbatasan Samaria dan Galilea. Waktu memasuki sebuah kampung, Ia didatangi sepuluh orang yang berpenyakit kulit yang mengerikan. Mereka berdiri dari jauh dan berteriak, "Yesus! Tuan! Kasihanilah kami!"

Waktu Yesus melihat mereka, Ia berkata, "Pergilah kepada imam-
imam, minta mereka memeriksa badanmu." Sementara mereka 
berjalan, hilanglah penyakit mereka.  Ketika seorang dari mereka 
menyadari bahwa ia sudah sembuh, ia kembali sambil bersorak-
sorak memuji Allah.

Lalu di depan Yesus, ia sujud dan mengucap terima kasih kepada-
Nya. Orang itu seorang Samaria.  Kemudian Yesus berkata, "Bukankah ada sepuluh orang yang disembuhkan? Di mana yang sembilan lagi?  Mengapa hanya orang asing ini yang kembali mengucap terima kasih kepada Allah?"

Lalu Yesus berkata kepada orang itu, "Bangunlah, dan pergilah

Karena engkau percaya kepada-Ku, engkau sembuh."

Berapa orang yang telah disembuh Yesus?

Berapa orang telah berterima kasih kepadaNya?



No comments:

Post a Comment