Friday, August 30, 2013

Musa - Prinsip-Prinsip Kepimpinan yang am

KESIMPULAN

Sebagai kesimpulan seorang pemimpin yang baik harus:

1.     Selalu komunikasi dengan ketua-ketuanya terutamanya bicara
 Tuhan dan juga semua perkara yang di buat olehNya.

Ulangan 1:9-12

“Musa berkata kepada bangsa itu, "Waktu kita berada di
 Gunung Sinai, saya berkata kepadamu: Tanggung jawab 
untuk memimpin kamu terlalu berat bagi saya. Saya tak dapat
melakukannya seorang diri, sebab TUHAN Allahmu telah membuat jumlahmu bertambah sebanyak bintang-bintang di langit.

Semoga TUHAN, Allah nenek moyangmu terus menambah 

jumlahmu sampai seribu kali lipat, dan menjadikan kamu 
bangsa yang makmur seperti yang telah dijanjikan-Nya! Tetapi bagaimana mungkin saya sendirian dapat memikul tanggung jawab yang berat untuk membereskan semua persoalanmu?

Pilihlah dari setiap suku beberapa orang laki-laki yang
bijaksana, berpengalaman dan penuh pengertian, supaya saya 
mengangkat mereka untuk memimpin kamu.  Usul itu kamu 
terima dengan baik.”

2.     Memilih pemimpin yang baik dan berkaliber dan berilah mereka otoriti untuk membuat keputusan.


Ulangan 1:13-15


“Pilihlah dari setiap suku beberapa orang laki-laki yang bijaksana,
berpengalaman dan penuh pengertian, supaya saya mengangkat 
mereka untuk memimpin kamu. Usul itu kamu terima dengan baik.
Sebab itu di antara pemimpin-pemimpin yang kamu pilih, beberapa
orang yang bijaksana dan berpengalaman saya ambil dan saya 
angkat untuk mengepalai kamu. Beberapa dijadikan pemimpin atas 
seribu orang, yang lain atas seratus orang, atas lima puluh orang dan atas sepuluh orang. Saya juga mengangkat pemimpin-pemimpin lain untuk mengurus suku-sukumu.”


3.     Meluangkan masa untuk mendengar masalah orang-orangnya dengan meyelesaikannya secara objektif dan dengan penuh kebijaksanaan.


Ulangan 1:16

“Pada waktu itu saya menugaskan mereka begini: Perhatikanlah
perselisihan-perselisihan yang timbul di antara bangsamu. Berilah
keputusan yang adil, baik dalam perkara yang menyangkut orang
sebangsamu atau melibatkan orang asing yang tinggal di antara
kamu.”


4.     Jangan dipaksa oleh sesiapa untuk membuat keputusan yang bukan kehendak Tuhan.


Ulangan 1:17

“Keputusanmu janganlah berat sebelah; setiap orang harus kamu 
adili dengan cara yang sama, tanpa membedakan siapa orang itu. 
Jangan takut terhadap siapa pun, sebab keputusan yang kamu 
ambil datang dari Allah. Kalau suatu perkara terlalu sulit bagimu,
bawalah kepada saya, supaya saya memutuskannya.”


5.     Rendah hati dan selalu merujuk kepada Tuhan semua perkara. Memang kita ini manusia dan manusia juga boleh membuat keputusan yang salah jadi haruslah kita selalu mendampingi Tuhan.


Marilah kita berdoa. Berterima kasihlah kepada Tuhan kerana 

memberikan kita pemimpin-pemimpin yang baik.

Tetapi walaubagaimana baikpun pemimpin kita, kita harus sedar 

bahawa dekatnya kita dengan Tuhan bukanlah bergantung 

kepada mereka tetapi bergantung kepada perhubungan kita 

dengan Tuhan yang mendalam.








No comments:

Post a Comment